Minggu, 09 Maret 2014

DI JODOHKAN

DI JODOHKAN
Semua orang pasti tidak asing dengan kata di jodohkan. pasti di pikiran teman-teman emangnya jamannya siti nurbaya. hari gini di jodohkan pasti gengsi.emangnya udah ga laku.
Jika sobat di jodoh kan jangan buru-buru menolak. belum tentu itu buruk buat kita.orang tua kita menjodohkan kita pasti sudah memilih calon yang terbaik. apa salahnya kalau kita kenali dulu orang yang di jodoh kan dengan kita. kalau memang ternyata tidak cocok baru kita menolak. jangan sampai sobat menyesal seperti aku. waktu pertama kali aku di jodohkan rasanya ogah-ogahan. karna waktu itu aku masih punya pacar. aku di suru nemuin males-malesan, ya sudah aku temui dengan penampilan apa adanya seperti orang yang baru bangun tidur. rambut berantakan, hanya pakai kolor dan kaos oblong.ternyata wanita yang di jodoh kan dengan ku sangat cantik.tapi aku tetep saja malas karna aku sudah punya pacar. aku langsung menolak di jodoh kan. ternya setelah satu bulan aku berteman dengan wanita yang pernah di jodoh kan dengan ku membaut aku menyesal telah menolaknya. dia sangat soleha, mandiri, baik. kalau kata orang jawa bibit, bebet, bobotnya ada. dia jauh lebih bae dari pacar ku. karena aku sudah terlanjur nolak ya sudah. masa aku mau narik perkataan ku sendiri.hanya bisa menyesal.
saran ku buat sobat-sobat jangan gengsi di jodoh kan. jika sobat di jodohkan, ingat penampilan sobat adalah kesan yang akan melekat pada diri sobat di pikirannya, jadi tampil lah sempurna. walaupun sebenarnya tidak ada yang sempurna. bicara lah yang sopan tapi jangan terlalu banyak bicara. bukalah obrolan dengan topik yang umum. contohnya seperti nama lengkap, pernah sekolah dimana, masalah kerjaan atau jika masih kuliah bicaralah masalah kuliah, keluarga. jangan langsung membahas ha hal yang sensitif karena dia baru mengenal sobat, pastinya dia tidak akan terbuka. tunggu beberapa minggu, kalau di rasa sudah dekap baru anda boleh bicarakan tentang hal yang sensitif ataau perjodohan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar